Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kota Jambi » RPJMD dan Pembangunan Yang Berakar Pada Kebutuhan Rakyat

RPJMD dan Pembangunan Yang Berakar Pada Kebutuhan Rakyat

  • account_circle transjambi
  • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP
Akademisi UIN STS Jambi
Di tengah dinamika pembangunan nasional yang menuntut efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tidak boleh lagi diperlakukan sebagai ritual administratif belaka. RPJMD sejatinya adalah arsitektur kebijakan yang menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan, dan sekaligus cerminan kapasitas birokrasi dalam menjawab kompleksitas persoalan daerah. Pernyataan Gubernur Jambi, Al Haris, yang menekankan pentingnya OPD mengedepankan kepentingan masyarakat dalam implementasi RPJMD 2025–2029, adalah sinyal korektif terhadap pola tata kelola yang kerap terjebak pada orientasi prosedural, bukan substansial. Di sinilah titik kritisnya, apakah birokrasi kita siap bertransformasi dari pelaksana regulasi menjadi katalisator perubahan?
Disepakatinya RPJMD Provinsi Jambi 2025–2029 seharusnya tidak hanya dipahami sebagai formalitas tahapan perencanaan pembangunan daerah, melainkan sebagai commitment device yang menuntut transformasi etos birokrasi. Hal ini sejalan dengan Permendagri No. 81 Tahun 2022, khususnya Pasal 3 ayat (1), yang menyatakan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan secara bersinergi dan berpedoman pada arah kebijakan nasional melalui pendekatan teknokratik, partisipatif, dan integratif.

Selanjutnya, Pasal 9 ayat (2) menegaskan bahwa penyusunan RPJMD juga harus memperhatikan hasil evaluasi atas capaian periode sebelumnya. Ini menuntut birokrasi daerah, termasuk seluruh OPD, untuk tidak hanya mengeksekusi program secara administratif, tetapi juga menganalisis efektivitas program masa lalu dan menyesuaikan strategi secara evidence-based.

Pernyataan Gubernur Al Haris agar OPD mengedepankan kepentingan masyarakat merefleksikan kehendak untuk menggeser orientasi pemerintahan dari sekedar compliance-based administration menuju performance-based governance. Dalam kerangka ini, RPJMD tidak hanya dimaknai sebagai produk administratif, tetapi sebagai manifestasi dari amanat konstitusional dan regulatif yang menuntut setiap program kerja harus dapat diturunkan menjadi indikator kinerja yang terukur, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat lintas sektor dan wilayah.
Pendekatan teknokratik terhadap implementasi RPJMD memerlukan sinergi antara evidence-based policy, partisipasi publik, dan transparansi anggaran. Tanpa tiga pilar tersebut, kebijakan berisiko tereduksi menjadi simbolisme politik belaka. Oleh karena itu, OPD sebagai pelaksana teknis dituntut tidak hanya menjalankan perintah birokratis, tetapi juga menginternalisasi prinsip public value creation, di mana keberhasilan program diukur dari seberapa besar nilai tambah sosial, ekonomi, dan ekologis yang dihasilkan bagi masyarakat Provinsi Jambi.

Dalam konteks ini, penyelarasan juga tercermin dalam proses perencanaan pembangunan, seperti penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta program tahunan OPD. Dengan adanya keselarasan tersebut, kebijakan yang diambil di tingkat daerah tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi nasional yang lebih besar. Penyelarasan ini sejalan dengan prinsip evidence-based policy, di mana kebijakan dirumuskan berdasarkan bukti empirik, analisis data, dan evaluasi kinerja sebelumnya. Hal ini menuntut OPD untuk mengelola sumber daya secara efisien, memastikan bahwa setiap program dan kegiatan benar-benar mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional dan daerah secara simultan.

Keberhasilan implementasi RPJMD sangat bergantung pada koordinasi dan sinergi antar-OPD. Tidak ada satu OPD pun yang bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan agenda pembangunan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama agar berbagai program dapat berjalan lebih terintegrasi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam proses ini, monitoring dan evaluasi menjadi mekanisme krusial untuk menilai efektivitas kebijakan yang dijalankan secara periodik. Ketika ditemukan kendala atau deviasi dari target, OPD harus mampu melakukan penyesuaian strategi berbasis data, bukan sekadar reaksi administratif.

Pernyataan Al Haris adalah pengingat bahwa tata kelola pembangunan yang efektif tidak akan terwujud tanpa birokrasi yang adaptif, akuntabel, dan berpihak. Dalam konteks ini, RPJMD bukan sekadar dokumen rencana lima tahunan, melainkan kontrak moral dan institusional antara negara dan masyarakat. Oleh sebab itu, OPD perlu memposisikan diri sebagai aktor utama dalam memastikan keberpihakan pembangunan kepada masyarakat, dengan menempatkan kepentingan publik sebagai orientasi utama kebijakan. Dengan demikian, setiap program dan anggaran yang dirancang benar-benar berakar pada kebutuhan publik, tidak tercerabut dari realitas sosial yang hendak diubah, dan berkontribusi pada kemajuan bangsa yang lebih terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan.
RPJMD bukan sekadar dokumen rencana, tetapi kontrak strategis antara negara dan rakyat yang harus diaktualisasikan dalam kebijakan publik yang relevan, terukur, dan berpihak. Dalam konteks inilah, OPD tidak cukup hanya menjalankan fungsi administratif, melainkan harus menjadi motor inovasi kebijakan berbasis data dan kepentingan rakyat. Gubernur Al Haris telah memberi arah yang jelas, pembangunan harus berangkat dari realitas, berpijak pada kebutuhan masyarakat, dan menghasilkan dampak nyata. Maka, keberhasilan RPJMD Jambi 2025–2029 akan ditentukan oleh sejauh mana birokrasi mampu menjadikan prinsip evidence-based policy dan public value creation sebagai etos kerja sehari-hari. Tanpa itu semua, rencana pembangunan hanya akan menjadi tumpukan kertas tanpa makna, retorika tanpa realisasi.

  • Penulis: transjambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habiskan 647 Dosis,Vaksinasi Massal di Taman Athaya Garden Sedot Ratusan Warga Sampai Rela Mengantre Ternyata Begini Triknya !!!

    Habiskan 647 Dosis,Vaksinasi Massal di Taman Athaya Garden Sedot Ratusan Warga Sampai Rela Mengantre Ternyata Begini Triknya !!!

    • calendar_month Kamis, 28 Okt 2021
    • account_circle transjambi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Ratusan masyarakat Kabupaten Bungo padati taman Athaya Garden, yang beralamat di Pal 16 Kampung Baru Senamat, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Kamis (28/10/2021). Kedatangan ratusan masyarakat ke taman Athaya Garden tersebut adalah untuk ikut kegiatan Vaksin Massal yang diselenggarakan oleh ZLD & STD Polres Bungo yang bekerjasama dengan manajemen Athaya Garden. Dari Pantauan awak media dilapangan, […]

  • Tidak Tanggung-tanggung,Owner Athaya Garden Brigpol Maidani Bagikan Ratusan Sembako dan THR Satu Dusun Bedaro

    Tidak Tanggung-tanggung,Owner Athaya Garden Brigpol Maidani Bagikan Ratusan Sembako dan THR Satu Dusun Bedaro

    • calendar_month Sabtu, 8 Mei 2021
    • account_circle transjambi
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah Tahun 2021, Keluarga besar Brigpol Maidani dan juga selaku Owner Athaya Garden asli Putra Daerah asal Dusun Bedaro, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, kembali menyalurkan bantuan sosial. Kali ini tidak tangung- tanggung ratusan sembako berupa beras dan uang tunai diberikan kepada warga Dusun Bedaro, di kampung tempat Maidani […]

  • Masjid Direhap Satgas,Emak-emak Bilang TNI Peduli Rakyat

    Masjid Direhap Satgas,Emak-emak Bilang TNI Peduli Rakyat

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle transjambi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Tjnews,Tebo – Kebahagian dan rasa senang terpancar dari wajah emak-emak yang nerada di RT 17 Simpang Semangko, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamtan Tebo Ilir, Kabupaten Tebo, Jumat (24/9/2021). Santi (29) seorang IRT mengungkapkan rasa gembira, karena tempat ibadah selama ini di dekat rumahnya hanya seadanya. Kini direhab oleh satgas TMMD. Disini bukan tempat mengaji anak-anak saja […]

  • MTQ Tingkat Kecamatan Tanah Sepenggal Resmi Ditutup,Prestasi Membanggakan Dusun Sungai Gambir Keluar Sebagai Juara Umum

    MTQ Tingkat Kecamatan Tanah Sepenggal Resmi Ditutup,Prestasi Membanggakan Dusun Sungai Gambir Keluar Sebagai Juara Umum

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle transjambi
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Membanggakan !! Pemerintah Dusun Sungai Gambir meraih prestasi gemilang dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Tanah Sepenggal yang ke-IX Kegiatan ini berlangsung di Dusun Telentam yang digelar selama 3 hari, mulai dari Sabtu, 6 Juni hingga Sampai tanggal 8 Juni 2024. Dari 11 cabang yang dipertandingkan, Dusun Sungai Gambir berhasil keluar sebagai juara umum. […]

  • Ketua DPD HIPSI JAMBI: Gubernur Al Haris Terbuka Kritik Ruang Publik Jangan Dijadikan Alat Pembodohan

    Ketua DPD HIPSI JAMBI: Gubernur Al Haris Terbuka Kritik Ruang Publik Jangan Dijadikan Alat Pembodohan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle transjambi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Tjnews,JAMBI – Polemik pelaporan terhadap salah satu akun media sosial yang kerap mengkritisi Pemerintah Provinsi Jambi terus menuai perhatian publik. Sejumlah kalangan aktivis menilai langkah tersebut sebagai bentuk pembungkaman kritik. Namun, anggapan itu dinilai keliru dan tidak berdasar, serta berpotensi menyesatkan opini publik. Ketua DPD Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Provinsi Jambi, Cnddt. Dr. […]

  • MTQ Tingkat Kecamatan Bathin III Kembali Digelar,Dusun Aur Cino Tampilkan Qori-Qoriah Terbaiknya dan Siap Raih Juara

    MTQ Tingkat Kecamatan Bathin III Kembali Digelar,Dusun Aur Cino Tampilkan Qori-Qoriah Terbaiknya dan Siap Raih Juara

    • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
    • account_circle transjambi
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Ajang Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an(MTQ)ke IX Tingkat Kecamatan Bathin III Ulu Kabupaten Bungo Kembali Digelar didusun Senamat Ulu Dusun Aur Cino Boyong 50 Peserta Untuk Menampilkan Qori-qoriah terbaiknya pembukaan MTQ sudah digelar pada Selasa(07/05/24)
dan saat ini sedang berjalan malam Kedua Lomba MTQ tingkat Kecamatan Bathin III Ulu. Adapun Kafilah Dusun Aur Cino bersama unsur kelembagaan […]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

expand_less