Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bungo » Tidak Adanya Transparansi Terkait Adanya Bazar dan Pasar Tumpah, Ormas Gempur dan LSM Inakor Geruduk Dinas Prindagkop

Tidak Adanya Transparansi Terkait Adanya Bazar dan Pasar Tumpah, Ormas Gempur dan LSM Inakor Geruduk Dinas Prindagkop

  • account_circle transjambi
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tjnews,Bungo-Minta Transparan pendapatan asli daerah Kabupaten Bungo terkait adanya Bazar dan Pasar tumpah selama Bulan Suci Ramadhan 1447H. Ormas Gempur bersama LSM Inakor Provinsi Jambi mendatangi dinas UKM Koperasi Perindag Bungo, Senin pagi (02/03/2026).

Kedatangan Ormas GEMPUR dan LSM Inakor Jambi disambut oleh Kepala Dinas UKM Koperasi Perindag Bungo Zamroni.,S.Ag

Menurut Alpindo Mustakim dan Fahlefi keberadaan Keberadaan pasar bazar dan pasar tumpah di Kabupaten Bungo kembali menjadi sorotan sejumlah elemen masyarakat. Ketua LSM Inakor Jambi, Fahlefi., S.IP, bersama Ketua Ormas Gempur Bungo, Alpindo Mustakim., S.Os, menyampaikan sejumlah aspirasi kepada Kepala Dinas UKM, Koperasi dan Perindag Kabupaten Bungo, Zamroni., S.Ag.

Dalam pertemuan tersebut, mereka menyoroti berbagai dampak yang dinilai muncul akibat aktivitas pasar bazar dan pasar tumpah yang menggunakan badan jalan dan fasilitas umum.

Menurut Fahlefi, terdapat beberapa persoalan yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, di antaranya:

Kemacetan lalu lintas dan terganggunya akses jalan masyarakat.

Alih fungsi trotoar yang berpotensi membahayakan pejalan kaki.

Penurunan kebersihan dan potensi kerusakan lingkungan.

Kebisingan yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.

“Jalan yang digunakan adalah fasilitas umum milik masyarakat Kabupaten Bungo, bukan milik kelompok tertentu. Karena itu, penggunaannya harus tertib dan diawasi dengan baik,” ujarnya.

Selain persoalan ketertiban, LSM Inakor dan Ormas Gempur juga menyoroti dampak terhadap pelaku usaha lokal. Mereka menilai keberadaan pedagang dari luar daerah berpotensi memengaruhi pembinaan UMKM Bungo yang selama ini dilakukan Dinas Perindagkop.

Menurut Alpindo Mustakim, pembinaan UMKM seharusnya memberi ruang dan prioritas kepada pedagang lokal. “Kalau memang pembinaan UMKM menjadi prioritas, maka pelaku usaha lokal harus mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang adil,” katanya.

Mereka juga meminta adanya transparansi terkait kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bungo, termasuk retribusi dan pajak dari aktivitas pasar bazar dan pasar tumpah.

Dalam forum tersebut juga disampaikan adanya dugaan praktik komersialisasi lapak atau tenda. Namun, mereka menekankan agar persoalan ini ditelusuri secara objektif dan berdasarkan fakta.

“Kami hanya meminta transparansi. Jika memang ada kontribusi yang jelas dan sistem pengelolaan yang tertib, tentu masyarakat juga ingin mengetahuinya secara terbuka,” tambah Fahlefi.

Dalam penyampaiannya, mereka juga mengingatkan riwayat perpindahan lokasi pasar sejak tahun 2009, ketika aktivitas yang semula berada di Lapangan Senagar dipindahkan ke Taman Hijau, lalu kembali lagi ke lokasi lama setelah adanya aspirasi masyarakat.

Menurut mereka, pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya pengawasan dan kontrol pemerintah agar tidak terjadi kesan monopoli atau penguasaan oleh kelompok tertentu dari waktu ke waktu.

“Kami berharap generasi muda dan kelompok lain juga diberi ruang. Jangan sampai muncul persepsi adanya monopoli dalam pengelolaan,” kata Alpindo.

LSM Inakor Jambi dan Ormas Gempur Bungo menegaskan bahwa penyampaian aspirasi ini bertujuan agar tidak terjadi pembiaran dan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Mereka meminta Kadis UKM & Kop Perindag Kabupaten Bungo untuk:

Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pasar bazar dan pasar tumpah.

Menjelaskan secara transparan kontribusi terhadap PAD daerah.

Memastikan pengawasan berjalan sesuai aturan.

“Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara dialogis dan tidak menimbulkan bias di tengah masyarakat,” tutup Alpindo Mustakim.

Sementara itu Kepala Dinas UKM Koperasi Perindag Bungo Zamroni,S.Ag menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap aspirasi masyarakat terkait polemik pasar bazar dan pasar tumpah yang belakangan menjadi sorotan.

Zamroni menyampaikan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk pasar bazar, sepanjang dilaksanakan sesuai aturan dan tidak mengganggu ketertiban umum.

“Kami memahami adanya aspirasi dari LSM dan ormas. Semua masukan akan kami jadikan bahan evaluasi. Pemerintah tentu mengutamakan kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Menurut Zamroni, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap beberapa aspek, di antaranya:

Penggunaan badan jalan dan fasilitas umum.

Dampak terhadap lalu lintas dan kenyamanan masyarakat.

Kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dampak terhadap UMKM lokal Kabupaten Bungo.

Ia menegaskan bahwa jika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan aturan, maka akan dilakukan penertiban sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami tidak ingin ada kesan pembiaran. Semua harus berjalan sesuai regulasi. Jika ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan,” tegasnya.

Terkait isu banyaknya pedagang dari luar daerah, Zamroni menyebutkan bahwa pembinaan UMKM lokal tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

  • Penulis: transjambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Swasembada Pangan 2025 PJ Bupati dan Polres Merangin Tanam Jagung Serentak

    Percepat Swasembada Pangan 2025 PJ Bupati dan Polres Merangin Tanam Jagung Serentak

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Transjambinews ,Merangin-Penjabat (Pj) Bupati Merangin Jangcik Mohza bersama Kapolres Merangin AKBP Roni Syahendra dan Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Suyono, menanam jagung serentak, di Desa Muara Delang Kecamatan Tabir Selatan, Selasa (21/1). Program penanaman jagung serentak satu juta hektar di seluruh Indonesia yang telah dilaunching Pusat secara zoom meeting itu, merupakan upaya Polri mendukung Asta Cita […]

  • Serah Terima Jabatan Bupati Bungo Berlangsung Sukses, Harapan Baru Untuk Kemajuan Kabupaten Bungo

    Serah Terima Jabatan Bupati Bungo Berlangsung Sukses, Harapan Baru Untuk Kemajuan Kabupaten Bungo

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo – Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Bungo berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Bungo, menandai berakhirnya masa kepemimpinan H. Mashuri dan H. Safrudin Dwi Apriyanto, serta dimulainya era baru di bawah kepemimpinan H. Dedy Putra sebagai Bupati Bungo dan Tri Wahyu Hidayat sebagai Wakil Bupati, Selasa(27/05/2025). Acara tersebut turut […]

  • Wabup Merangin Minga Camat Kades dan Lurah Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih

    Wabup Merangin Minga Camat Kades dan Lurah Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Transjambinews, Merangin– Para Camat, Kades dan Lurah harus cepat menyikapi Instruksi Presiden (Inpres) nomor 09 tahun 2025, tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal tersebut sebagaimana dikatakan Wabup Merangin H A Khafid Moein, ketika mengikuti zoom meeting Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih bersama para Camat se-Kabupaten Merangin dengan Kemendagri, Senin (19/5). Pada rakor yang […]

  • Picu Kerumunan Dalam Keadaan Zona Merah Ponpes Diniyyah Bungo Terancam Dikenakan Sanksi Pelanggaran Prokes

    Picu Kerumunan Dalam Keadaan Zona Merah Ponpes Diniyyah Bungo Terancam Dikenakan Sanksi Pelanggaran Prokes

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle transjambi
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Terkait surat edaran Bupati Bungo nomor: 300/407/-BPBD Kesbangpol tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level III, Pondok pesantren Diniyah Kabupaten Bungo kangkangi surat edaran Bupati Bungo perihal PPKM level III. Bertempat di Lapangan pondok pesantren Diniyyah, Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah mengadakan resepsi dan tasyakuran milad ke-44 YPPD Diniyyah al-azhar Kabupaten Bungo. Didalam acara tersebut Diniyyah […]

  • Moment Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemdus Tanjung Menanti Salurkan BLT-DD Tahap Pertama Tahun 2025

    Moment Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemdus Tanjung Menanti Salurkan BLT-DD Tahap Pertama Tahun 2025

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Jelang menyambut hari raya idul fitri 1446 H pemerintah dusun tanjung menanti kecamatan bathin II Babeko Kabupaten Bungo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk bulan ke-1, 2, dan 3 tahun 2025. Acara berlangsung di aula kantor rio dusun tanjung menanti pada kamis(27/03/25). Adapun penyerahan BLT-DD […]

  • Sebagai Sarana Silahturahmi Kader PKK, Tim Penggerak PKK Dusun Tanah Tumbuh Gelar Pertemuan dan Arisan Bulanan PKK

    Sebagai Sarana Silahturahmi Kader PKK, Tim Penggerak PKK Dusun Tanah Tumbuh Gelar Pertemuan dan Arisan Bulanan PKK

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau TP – PKK Dusun Tanah Tumbuh Kecamatan Tanah Tumbuh Kabupaten Bungo melaksanakan pertemuan dan arisan rutin Bulanan PKK bertempat di kantor rio dusun tanah tumbuh pada Kamis (11/06) . Kegiatan arisan merupakan salah satu kegiatan rutin yang diadakan setiap bulannya. Kegiatan ini merupakan wadah bagi anggota TP PKK […]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

expand_less