Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kota Jambi » Geopark Youth Voices : Persilangan Sains, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan

Geopark Youth Voices : Persilangan Sains, Budaya, dan Pariwisata Berkelanjutan

  • account_circle transjambi
  • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M.AP
Akademisi UIN STS Jambi
Di persilangan antara sains, budaya, dan pariwisata berkelanjutan, suara-suara muda dari Geopark Merangin menggema hingga forum internasional. Memperingati World Conservation Day yang jatuh pada 28 Juli 2025, Merangin Tribe bersama Merangin Jambi UNESCO Global Geopark Youth Forum menginisiasi sebuah forum internasional bertajuk “Geopark Youth Voices in the Frontlines of Conservation.” Kegiatan ini menjadi refleksi nyata atas kolaborasi lintas negara dan generasi dalam memperkuat komitmen konservasi berbasis komunitas dan ilmu pengetahuan.
Kegiatan yang berlangsung secara daring ini menghadirkan Dr. Santosh Kathri, Chief of Education UNESCO, sebagai pembicara kunci. Dalam pemaparannya, Dr. Kathri menegaskan pentingnya pendidikan lintas budaya dan lintas generasi dalam pelestarian warisan alam dunia. Pendidikan, menurutnya, adalah sarana strategis dalam membentuk kesadaran kritis generasi muda terhadap pentingnya konservasi yang berkelanjutan dan inklusif.
Forum ini turut menghadirkan berbagai pembicara muda dari berbagai negara, seperti Dr. Agus dari MJUGGp Indonesia, Kasra Amirkazemi dari Iran, Koki Nagata dari Jepang, Cheng Xu dari Tiongkok, serta delegasi pemuda dari Thailand, Indonesia, dan Merangin Tribe sendiri. Hadir pula Rahmi Carolina sebagai perwakilan pemuda dari Indonesia dan Marcho Willyam sebagai Ketua Global Youth Forum (GYF). Para peserta memaparkan perspektif lokal yang dikontekstualisasikan dalam narasi global, menunjukkan bahwa geopark bukan hanya entitas geologis, tetapi juga ruang hidup yang sarat nilai sosial, budaya, dan ekologis.
Sebagai bentuk diplomasi lingkungan yang inovatif, forum ini juga melibatkan siswa dari Aklan National High School Panay Island, Filipina, dalam sesi khusus bertajuk “Geopark Youth Virtually Go to School.” Kolaborasi ini mencerminkan semangat transnasional dalam membangun jejaring konservasi berbasis pendidikan dan pemberdayaan anak muda.
Merangin Jambi UNESCO Global Geeopark (MJUGGp) sebagai tuan rumah forum memiliki posisi yang sangat strategis. Pada Mei 2023, kawasan ini resmi ditetapkan sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGGp), menjadikannya geopark global ketiga setelah Caldera Toba UGGp dan Belitong UGGp di Pulau Sumatra (UNESCO, 2023). Geopark Merangin Jambi menyimpan kekayaan geologis luar biasa berupa fosil flora purba dari periode Carboniferous–Permian, dikenal sebagai Flora Jambi, yang ditemukan di Batu Kajang, Air Batu, dan Muara Karing. Selain menjadi bagian dari UGGp, kawasan ini juga berada dalam bentang alam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), salah satu taman nasional terbesar di Asia Tenggara yang menjadi rumah bagi 4.000 jenis flora dan 397 spesies satwa, termasuk Harimau Sumatra yang dilindungi. Empat situs geologi Geopark Merangin berada dalam kawasan TNKS, memperkaya nilai konservasi kawasan ini secara holistik.

Geopark Merangin: Antara Warisan Geologi dan Budaya
Sebagai tuan rumah forum, Geopark Merangin memiliki posisi yang sangat strategis. Keunggulan Geopark Merangin terletak pada warisan geologi berupa fosil flora purba yang berasal dari periode Karbon Permian, atau lebih dari 300 juta tahun silam.
Fosil-fosil tersebut ditemukan di aliran Sungai Mengkarang dan Batang Merangin dalam formasi batuan yang disebut Formasi Mengkarang. Situs ini merupakan satu-satunya temuan fosil sejenis di Asia Tenggara. Selain itu, bentang alam Merangin mencakup perbukitan karst, air terjun, dan sungai deras yang ideal untuk pengembangan geotourism, rafting, hingga educational tourism.
Namun kekuatan Merangin tidak berhenti di geologi. Geopark ini juga menjadi ruang budaya yang hidup. Keberadaan komunitas adat seperti Suku Anak Dalam membawa nilai-nilai budaya yang autentik. Tradisi “menugal” (menanam secara tradisional), ritual adat, hingga pengetahuan lokal tentang tanaman obat menjadi bagian dari kekayaan takbenda geopark ini. Hal ini menjadikan Merangin sebagai living laboratory yang menggabungkan konservasi, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
Acara ini menjadi momentum strategis menegaskan posisi Geopark Merangin sebagai destinasi unggulan dalam ekosistem pariwisata global yang berkelanjutan. Ini sejalan dengan pemaparan Thamrin Bachri, mantan Dirjen Pemasaran Pariwisata dan Kerjasama Luar Negeri RI, yang menekankan pentingnya tujuh elemen utama yang mempengaruhi kunjungan wisatawan internasional. Thamrin menyatakan, wisatawan memilih destinasi berdasarkan kombinasi keindahan alam, keunikan budaya, dan kualitas fasilitas, ditambah elemen humanis seperti keramahtamahan serta biaya yang rasional ( antaranews.com)
Ketujuh faktor tersebut, menurut Thamrin, adalah:
1. Keindahan alam (30%)
2. Keunikan budaya (26%)
3. Fasilitas wisata berkualitas tinggi (13%)
4. Keramahtamahan (10%)
5. Biaya perjalanan terjangkau (7%)
6. Atraksi buatan manusia (5%)
7. Ragam atraksi (5%)
Daya Saing Merangin: Di Antara Alam, Budaya, dan Pasar Pariwisata Global
1. Keindahan Alam (30%)
Merangin menawarkan lanskap geologi yang kaya akan situs fosil flora berusia lebih dari 300 juta tahun, seperti di Batu Kajang dan Muara Karing yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari pengalaman ekologis dan ilmiah.
2. Keunikan Budaya (26%)
Komunitas Suku Anak Dalam memberikan nilai budaya yang autentik. Kearifan lokal mereka dalam menjaga alam menjadi narasi kuat bagi geopark sebagai destinasi budaya berbasis konservasi.
3. Fasilitas Wisata Berkualitas (13%)
Meskipun masih berkembang, inisiatif pembangunan seperti interpretive center, jaringan homestay komunitas, dan jalur tematik geowisata menunjukkan intensi peningkatan kualitas layanan kepada pasar internasional.
4. Keramahtamahan (10%)
Hospitality masyarakat lokal tertanam dalam interaksi wisata dari pemandu lokal hingga kuliner tradisional mewujudkan konsep “tourism is people”. Tourism is people bukan sekadar slogan, tapi produk dan aktivitas yang personal. (Thamrin Bachri, bisniswisata.co.id)
5. Biaya Perjalanan Terjangkau (7%)
Dibandingkan geopark global lain, biaya akomodasi dan transportasi lokal di Merangin relatif rendah; ini menjadi keunggulan bagi wisatawan yang berbasis nilai (value-seeking travelers).
6. Atraksi Buatan Manusia (5%)
Pengembangan fasilitas seperti museum geologi digital dan panggung pertunjukan budaya akan memperkaya pengalaman dan memperkuat nilai edukatif destinasi.
7. Ragam Atraksi (5%)
Merangin menggabungkan geowisata, ekowisata, dan wisata budaya dari arung jeram di Batang Merangin hingga kampung adat dan kuliner khas. Diversifikasi ini mendukung daya tarik yang memadai bagi berbagai segmen wisatawan.
Dengan mengintegrasikan ketujuh faktor tersebut secara strategis, Geopark Merangin tidak hanya memiliki potensi konservasi, tetapi juga daya saing sebagai destinasi wisata global. Forum pemuda internasional yang dilaksanakan menjadi wujud konkret bahwa konservasi dan pariwisata harus berjalan selaras dengan pemuda sebagai agen utama perubahan
Dalam konteks pembangunan daerah, forum ini menjadi preseden penting bagi integrasi konservasi ke dalam kebijakan pembangunan regional. Pemerintah daerah dan dunia pendidikan perlu menjadikan forum semacam ini sebagai agenda rutin dan strategis. Pemberdayaan pemuda bukan hanya slogan, tetapi instrumen utama dalam merawat masa depan bumi dengan menjadikan geopark sebagai titik temu antara sains, budaya, dan semangat generasi penerus.
Dengan demikian, Geopark Merangin bukan sekadar kawasan konservasi yang diakui UNESCO, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan kolaborasi lintas actor dari masyarakat adat, ilmuwan, pemuda, hingga pemerintah dalam merawat warisan bumi secara kolektif. Di tengah tantangan krisis lingkungan global, suara-suara muda dari garis depan konservasi ini menjelma menjadi suara harapan dan arah masa depan. Geopark Merangin berdiri bukan hanya sebagai penjaga jejak geologis masa lalu, tetapi juga sebagai panggung peradaban baru tempat di mana keberlanjutan, inklusi, dan kebanggaan lokal menjelma menjadi gerakan global yang hidup dan terus bertumbuh.

  • Penulis: transjambi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rajut Kebersamaan,Pengurus DPC Partai Hanura Bungo Bersama Ketua DPD Provinsi Jambi Bagi Takjil Gratis Serta Buka Puasa Bersama

    Rajut Kebersamaan,Pengurus DPC Partai Hanura Bungo Bersama Ketua DPD Provinsi Jambi Bagi Takjil Gratis Serta Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle transjambi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Unsur pengurus Dewan Pimpinan Cabang(DPC) Partai Hanura Kabupaten Bungo Bersama Ketua DPD Provinsi Jambi H.M Yusup SH.M.Si berserta segenap kader Srikandi Hanura membagikan takjil gratis bagi masyarakat pengguna jalan yang melintasi ruas depan Kantor DPC Hanura Sekaligus Buka puasa bersama Rabu (27/04/22). Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang dikomandoi ketua H.M.Yusup Dalam pembagian Takjil ini […]

  • Dorong Pemda Untuk Prioritaskan Pembangunan Infrasruktur,Anggota DPRD Bungo Murtado Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Tanah Sepenggal

    Dorong Pemda Untuk Prioritaskan Pembangunan Infrasruktur,Anggota DPRD Bungo Murtado Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Tanah Sepenggal

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Komisi II DPRD Kabupaten Bungo Murtado dari fraksi Pan hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tanah sepenggal Hadir juga Camat Tanah Sepenggal Haris,s.kom serta para rio dan seluruh pemangku kepentingan se-Kecamatan Tanah Sepenggal.Acara berlangsung diaula kantor camat tanah sepenggal pada selasa(11/02/25). Komisi II DPRD Bungo Murtado dalam wawancaranya kepada awak media , menekankan pentingnya […]

  • Bupati Bungo H.Mashuri SP.ME  Hadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Se-Indonesia Yang Dibuka Langsung Oleh Presiden RI

    Bupati Bungo H.Mashuri SP.ME Hadiri Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Se-Indonesia Yang Dibuka Langsung Oleh Presiden RI

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2023
    • account_circle transjambi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Bupati Bungo H.Mashuri.SP.ME bersama Kepala Daerah seluruh Indonesia, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia Tahun 2023, di Sentul International Convention Centre (SICC), Sentul, Jawa Barat, Selasa(17/01/2023). Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda dengan Tema Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. […]

  • Dalam Rangka Khatam Al Qur’an Ibu-Ibu Pengajian Al Husna, TP PKK Kabupaten Bungo Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

    Dalam Rangka Khatam Al Qur’an Ibu-Ibu Pengajian Al Husna, TP PKK Kabupaten Bungo Gelar Buka Bersama dan Beri Santunan Kepada Anak Yatim

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle transjambi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bungo gelar serangkaian acara dalam rangka Khatam Qur’an Ibu-ibu Pengajian Al Husna di Bulan Suci Ramadhan 1447 H Tahun 2026 yang diigelar dipendopo ali sudin rumah dinas bupati bungo pada rabu(25/02/26). Adapun kegiatan tersebut berupa khatam qur’an pemberian santunan kepada anak yatim piatu yang dirangkai dengan ceramah keagamaan serta buka […]

  • Jalin MOU Dengan Kampus IAI Yasni Bungo,IJP Lirik Potensi Generasi LPM Untuk Pers Masa Depan

    Jalin MOU Dengan Kampus IAI Yasni Bungo,IJP Lirik Potensi Generasi LPM Untuk Pers Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2024
    • account_circle transjambi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo – Ikatan Jurnalis Perempuan (IJP) Kabupaten Bungo jalin kerjasama dengan Fakultas Dakwah dan Penyiaran Islam, Institut Agama Islam (IAI) Yasni Kabupaten Bungo, Rabu 7 Agustus 2024. Penanda tanganan memorandum of understanding (MOU) antara IJP Bungo dan Pihak IAI Yasni Bungo berlangsung di Ballroom Semagi Hotel pasca deklarasi dan pelantikan pengurus IJP Bungo periode 2024-2029. […]

  • Bupati Bungo Menandatangani Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023

    Bupati Bungo Menandatangani Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2023

    • calendar_month Rabu, 28 Sep 2022
    • account_circle transjambi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo – Bupati Bungo H.Mashuri.SP.ME didampingi wakil Bupati Bungo H.Safrudin Dwi Aprianto,S.Pd bersama pimpinan DPRD Bungo menandatangani nota kesepakatan KUA dan PPAS tahun anggaran 2023. Penandatanganan tersebut di laksanakan di ruang paripurna DPRD Bungo di hadiri oleh 31 anggota dari 35 anggota DPRD Bungo, Rabu (28/09/2022). Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh wakil ketua II […]

expand_less