Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kota Jambi » Penguatan Dana Desa Tematik Gizi: Fondasi Kesehatan Dari Akar Rumput

Penguatan Dana Desa Tematik Gizi: Fondasi Kesehatan Dari Akar Rumput

  • account_circle transjambi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP
Akademisi UIN STS Jambi

Dalam upaya menurunkan angka stunting dan memperbaiki kualitas gizi masyarakat, penguatan Dana Desa dengan pendekatan tematik gizi menjadi langkah strategis yang mendesak untuk diwujudkan. Dana Desa, yang selama ini menjadi instrumen pembangunan di tingkat akar rumput, perlu diarahkan lebih tajam untuk menjawab persoalan kesehatan yang paling mendasar: pemenuhan gizi ibu dan anak. Untuk itu, dibutuhkan langkah konkret yang dapat mengarahkan penggunaan Dana Desa secara lebih fokus dan berdampak langsung terhadap perbaikan gizi masyarakat.

Penguatan Dana Desa Tematik Gizi berarti mendorong setiap desa untuk mengalokasikan sebagian anggarannya secara khusus dan terukur untuk program-program peningkatan gizi. Mulai dari pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil, penyediaan bibit tanaman bergizi di pekarangan rumah, pelatihan memasak sehat bagi keluarga, pembangunan sanitasi yang layak, hingga penguatan kapasitas kader posyandu, semua ini bisa diwadahi secara sistematis dalam kerangka dana tematik. Seluruh inisiatif tersebut bukan hanya berorientasi pada output kegiatan semata, tetapi memiliki makna strategis dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
Lebih dari sekadar belanja kegiatan, pendekatan ini membawa semangat keberpihakan. Ia menempatkan gizi sebagai fondasi pembangunan manusia, bukan sekadar urusan kesehatan semata. Apalagi, desa adalah ruang hidup pertama anak-anak tumbuh. Maka, perhatian terhadap gizi harus dimulai dari desa, ditopang oleh kebijakan yang progresif dan responsif. Pendekatan ini juga mengubah cara pandang pembangunan desa dari yang semula bersifat fisikal menjadi lebih holistik dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia. Dalam kerangka inilah, penguatan Dana Desa Tematik Gizi menjadi sangat relevan dan krusial untuk menjawab tantangan pembangunan manusia sejak dari tingkat tapak. Artinya, investasi pada perbaikan gizi melalui Dana Desa bukanlah upaya tambahan, melainkan bagian inti dari strategi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.
Dengan penguatan Dana Desa Tematik Gizi, pemerintah desa tidak hanya membangun jalan dan infrastruktur fisik, tetapi juga turut membangun masa depan generasi sehat, cerdas, dan tangguh. Karena sesungguhnya, pembangunan sejati dimulai dari terpenuhinya kebutuhan dasar gizi dan kesehatan masyarakat. Konsistensi arah kebijakan ini tidak hanya terlihat di tingkat desa, tetapi juga mengemuka dalam agenda pembangunan nasional yang lebih luas.

Komitmen terhadap upaya ini juga tercermin dalam visi besar kepemimpinan nasional saat ini. Dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, persoalan stunting dan penguatan gizi dimasukkan secara eksplisit ke dalam Asta Cita ke 4, yakni “memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.” Salah satu program unggulan yang lahir dari visi ini adalah pemberian makan siang dan susu gratis bagi siswa serta bantuan gizi untuk ibu hamil dan balita, yang merupakan intervensi langsung untuk mengurangi prevalensi stunting. Artinya, dari tingkat pusat hingga desa, perhatian terhadap gizi anak dan ibu menjadi garis kebijakan yang konsisten.
Untuk memastikan agar arah kebijakan nasional tersebut terlaksana secara konkret hingga ke tingkat tapak, pemerintah telah menyusun regulasi yang berlapis dan terkoordinasi, yang memberikan pedoman teknis bagi desa dalam mengelola Dana Desa secara tematik guna mendukung intervensi gizi dan percepatan penurunan stunting, berbagai regulasi telah disusun secara bertingkat dan saling mendukung. Regulasi-regulasi ini memberikan dasar hukum, arah kebijakan, serta petunjuk teknis bagi penggunaan Dana Desa secara tematik untuk program gizi dan kesehatan masyarakat. Berikut adalah uraian berdasarkan levelnya:

Level Nasional: Arahan Presiden
Pada level tertinggi, Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting menjadi tonggak penting. Perpres ini menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan program nasional lintas sektor, yang harus dilakukan secara konvergen dari pusat hingga desa. Di dalamnya, desa disebut sebagai ujung tombak pelaksana, dengan tanggung jawab melaksanakan intervensi spesifik (seperti pemberian makanan tambahan) maupun intervensi sensitif (seperti sanitasi, air bersih, dan edukasi pengasuhan). Perpres ini memberi dasar kuat bagi desa untuk menjadi pelaku utama, bukan sekadar pelengkap kebijakan nasional.
Level Kementerian Keuangan: Pengelolaan Anggaran

Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 101/PMK.07/2020, pemerintah pusat memastikan bahwa Dana Desa dapat digunakan untuk mendanai program prioritas nasional, termasuk program kesehatan dan gizi masyarakat. PMK ini memberikan arahan teknis tentang penyaluran, penggunaan, dan pelaporan Dana Desa agar sesuai dengan program pembangunan manusia yang berkelanjutan. Di sinilah legitimasi fiskal program tematik gizi mendapatkan pijakan.
Level Kementerian Desa PDTT: Kebijakan Teknis dan Prioritas Penggunaan Dana Desa
Pada level teknis sektoral, Kementerian Desa PDTT menerbitkan beberapa regulasi kunci, antara lain:

• Permendesa No. 7 Tahun 2020, yang menjadi awal penguatan arah Dana Desa untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam hal pencegahan stunting.
• Permendesa No. 13 Tahun 2023, yang memberikan penekanan lebih tajam pada penggunaan Dana Desa untuk intervensi spesifik dan sensitif, penguatan data keluarga berisiko stunting, serta pelibatan masyarakat melalui rembug stunting dan edukasi keluarga.
• Terbaru, Permendesa No. 2 Tahun 2024 menegaskan bahwa minimal 20% Dana Desa dapat dialokasikan untuk ketahanan pangan dan gizi. Termasuk di dalamnya kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), pengembangan pangan lokal bergizi, hingga pelibatan kelembagaan ekonomi desa seperti BUMDes untuk mendukung keberlanjutan program.
Level Operasional Desa: Penerapan di Tingkat Tapak
Melalui berbagai regulasi di atas, desa kini memiliki kerangka hukum dan operasional yang jelas untuk menggunakan Dana Desa secara fokus pada penanganan gizi. Pemerintah desa bisa menyusun perencanaan pembangunan desa (RKP Desa) dan penganggaran (APBDes) dengan mengacu pada prioritas nasional tersebut. Pelibatan masyarakat melalui musyawarah desa, pemetaan keluarga risiko stunting, dan penguatan kapasitas kader menjadi bagian integral dari pelaksanaan kebijakan tematik ini
Dengan berlapisnya regulasi dari pusat hingga desa, maka penguatan Dana Desa Tematik Gizi bukanlah pilihan, melainkan amanat. Ia memberi ruang, kewenangan, dan dorongan moral kepada desa untuk memastikan bahwa setiap anak tumbuh sehat, cerdas, dan tidak terjebak dalam siklus kekurangan gizi. Tugas kita selanjutnya adalah memastikan bahwa amanat regulasi ini dijalankan secara sungguh-sungguh, berkelanjutan, dan berpihak pada masa depan generasi. Di balik regulasi dan angka, ada wajah-wajah anak yang menanti gizi, perhatian, dan masa depan yang layak itulah alasan mengapa kebijakan ini tak boleh diabaikan.

Mengabaikan stunting berarti membiarkan masa depan bangsa kita tergerus perlahan. Karena itu, memperkuat Dana Desa Tematik Gizi bukanlah kebijakan biasa, melainkan keharusan moral. Pemerintah pusat telah membuka jalan melalui regulasi dan visi nasional, kini giliran pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan bersinergi mengeksekusinya dengan sungguh-sungguh. Generasi yang sehat tidak lahir dari janji, tetapi dari tindakan nyata yang dimulai hari ini di desa, di keluarga, dan dalam setiap asupan gizi yang menyertai tumbuh kembang anak-anak kita.

  • Penulis: transjambi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Antusias !!! “Sarapan Murah Rp.3000” PKK Jambi Kian Diminati

    Masyarakat Antusias !!! “Sarapan Murah Rp.3000” PKK Jambi Kian Diminati

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Tjnews,Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E. (Hesti Haris), kembali melaksanakan program Jum’at Berkah yang telah memasuki minggu kedua. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TP-PKK Provinsi Jambi dalam memberikan kemudahan akses sarapan murah bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Pelaksanaan program ini berlangsung di halaman Sekretariat TP-PKK Provinsi […]

  • Sambut Kunker Anggota DPR-RI Edi Purwanto Wakil Bupati Bungo Berharap Dukungan Dari Pusat Terhadap Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Bungo

    Sambut Kunker Anggota DPR-RI Edi Purwanto Wakil Bupati Bungo Berharap Dukungan Dari Pusat Terhadap Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Bungo

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat sambut kunjungan kerja (Kunker) Anggota Komisi V DPR RI, Dr Edi Purwanto, S.H.I, M.Si, di Rumah Dinas Bupati Bungo, Kamis (12/06/2025). Sebelum melakukan Kunker ke sejumlah tempat di Kabupaten Bungo, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat mengajak Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto beserta unsur Forkopimda, OPD , […]

  • Bupati Merangin Apresiasi dan Sambut Baik Atas Dilaksanakan High Level Meeting, Tim P2DD di Gedung Mahligai Bank 9 Jambi

    Bupati Merangin Apresiasi dan Sambut Baik Atas Dilaksanakan High Level Meeting, Tim P2DD di Gedung Mahligai Bank 9 Jambi

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Transjambinews, Merangin– Bupati Merangin H M Syukur sangat mengapresiasi percepatan dan perluasan digitalisasi di kabupaten/kota di Provinsi Jambi, guna mewujudkan efisiensi, efektivitas dan transformasi tata kelola keuangan daerah. Hal tersebut disampaikan bupati usai menghadiri acara High Level meeting dan Capacity Building Tim Percepatan dan Perluasan digitalisasi Daerah (TP2DD) Wilayah Kerja Provinsi Jambi, di Mahligai Bank […]

  • Peringati  HUT RI Ke-77 Bupati Bungo Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

    Peringati HUT RI Ke-77 Bupati Bungo Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle transjambi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Bupati Bungo H. Mashuri, S.P, M.E menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-77 di lapangan MTQ Baru Rimbo Tengah Rabu(17/08/2022). Tampak hadir pada Upacara ini selain Bupati juga ada Wakil Bupati Bungo, Sekda, unsur Forkopimda, Kepala Dinas dan Badan Vertikal, para Kepala OPD dan Kabag, Kabid di lingkup Pemkab […]

  • Kenalkan Merangin, Bupati M Syukur Apresiasi Film Lokal Berjudul Lansia Penjaga Kalinong

    Kenalkan Merangin, Bupati M Syukur Apresiasi Film Lokal Berjudul Lansia Penjaga Kalinong

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Transjambinews, Merangin– Bupati Merangin H M Syukur sangat mengapresiasi diproduksinya film lokal Merangin bertajuk ‘Laganong’. Film dokumenter berdurasi sekitar satu jam itu, pemutaran perdannya dilakukan di Gedung Serba Guna Bangko, Sabtu malam (03/5). Pemutaran perdana Film Laganong itu ditandai dengan pemukulan kulinong oleh Bupati Merangin H M Syukur, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj Hesnidar […]

  • Lagi …Warga Air Gemuruh Bersatu Dukung Dedy-Dayat Wujudkan Bungo Baru

    Lagi …Warga Air Gemuruh Bersatu Dukung Dedy-Dayat Wujudkan Bungo Baru

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle transjambi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo– Hari ke hari, dukungan terhadap pasangan bakal calon Bupati dan Wabup Bungo H Dedy Putra dan Ustadz Tri Wahyu Hidayat (Dedy-Dayat) terus mengalir. Kali ini datang dari Dusun Air Gemuruh yang siap memenangkan Dedy-Dayat. Kehadiran H Dedy Putra beserta istri Hj Elza Kurniawati di tengah-tengah masyarakat Dusun Air Gemuruh, Kecamatan Bathin III, disambut antusias […]

expand_less