Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kota Jambi » Penguatan Dana Desa Tematik Gizi: Fondasi Kesehatan Dari Akar Rumput

Penguatan Dana Desa Tematik Gizi: Fondasi Kesehatan Dari Akar Rumput

  • account_circle transjambi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP
Akademisi UIN STS Jambi

Dalam upaya menurunkan angka stunting dan memperbaiki kualitas gizi masyarakat, penguatan Dana Desa dengan pendekatan tematik gizi menjadi langkah strategis yang mendesak untuk diwujudkan. Dana Desa, yang selama ini menjadi instrumen pembangunan di tingkat akar rumput, perlu diarahkan lebih tajam untuk menjawab persoalan kesehatan yang paling mendasar: pemenuhan gizi ibu dan anak. Untuk itu, dibutuhkan langkah konkret yang dapat mengarahkan penggunaan Dana Desa secara lebih fokus dan berdampak langsung terhadap perbaikan gizi masyarakat.

Penguatan Dana Desa Tematik Gizi berarti mendorong setiap desa untuk mengalokasikan sebagian anggarannya secara khusus dan terukur untuk program-program peningkatan gizi. Mulai dari pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita dan ibu hamil, penyediaan bibit tanaman bergizi di pekarangan rumah, pelatihan memasak sehat bagi keluarga, pembangunan sanitasi yang layak, hingga penguatan kapasitas kader posyandu, semua ini bisa diwadahi secara sistematis dalam kerangka dana tematik. Seluruh inisiatif tersebut bukan hanya berorientasi pada output kegiatan semata, tetapi memiliki makna strategis dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.
Lebih dari sekadar belanja kegiatan, pendekatan ini membawa semangat keberpihakan. Ia menempatkan gizi sebagai fondasi pembangunan manusia, bukan sekadar urusan kesehatan semata. Apalagi, desa adalah ruang hidup pertama anak-anak tumbuh. Maka, perhatian terhadap gizi harus dimulai dari desa, ditopang oleh kebijakan yang progresif dan responsif. Pendekatan ini juga mengubah cara pandang pembangunan desa dari yang semula bersifat fisikal menjadi lebih holistik dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia. Dalam kerangka inilah, penguatan Dana Desa Tematik Gizi menjadi sangat relevan dan krusial untuk menjawab tantangan pembangunan manusia sejak dari tingkat tapak. Artinya, investasi pada perbaikan gizi melalui Dana Desa bukanlah upaya tambahan, melainkan bagian inti dari strategi pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.
Dengan penguatan Dana Desa Tematik Gizi, pemerintah desa tidak hanya membangun jalan dan infrastruktur fisik, tetapi juga turut membangun masa depan generasi sehat, cerdas, dan tangguh. Karena sesungguhnya, pembangunan sejati dimulai dari terpenuhinya kebutuhan dasar gizi dan kesehatan masyarakat. Konsistensi arah kebijakan ini tidak hanya terlihat di tingkat desa, tetapi juga mengemuka dalam agenda pembangunan nasional yang lebih luas.

Komitmen terhadap upaya ini juga tercermin dalam visi besar kepemimpinan nasional saat ini. Dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, persoalan stunting dan penguatan gizi dimasukkan secara eksplisit ke dalam Asta Cita ke 4, yakni “memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.” Salah satu program unggulan yang lahir dari visi ini adalah pemberian makan siang dan susu gratis bagi siswa serta bantuan gizi untuk ibu hamil dan balita, yang merupakan intervensi langsung untuk mengurangi prevalensi stunting. Artinya, dari tingkat pusat hingga desa, perhatian terhadap gizi anak dan ibu menjadi garis kebijakan yang konsisten.
Untuk memastikan agar arah kebijakan nasional tersebut terlaksana secara konkret hingga ke tingkat tapak, pemerintah telah menyusun regulasi yang berlapis dan terkoordinasi, yang memberikan pedoman teknis bagi desa dalam mengelola Dana Desa secara tematik guna mendukung intervensi gizi dan percepatan penurunan stunting, berbagai regulasi telah disusun secara bertingkat dan saling mendukung. Regulasi-regulasi ini memberikan dasar hukum, arah kebijakan, serta petunjuk teknis bagi penggunaan Dana Desa secara tematik untuk program gizi dan kesehatan masyarakat. Berikut adalah uraian berdasarkan levelnya:

Level Nasional: Arahan Presiden
Pada level tertinggi, Peraturan Presiden No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting menjadi tonggak penting. Perpres ini menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan program nasional lintas sektor, yang harus dilakukan secara konvergen dari pusat hingga desa. Di dalamnya, desa disebut sebagai ujung tombak pelaksana, dengan tanggung jawab melaksanakan intervensi spesifik (seperti pemberian makanan tambahan) maupun intervensi sensitif (seperti sanitasi, air bersih, dan edukasi pengasuhan). Perpres ini memberi dasar kuat bagi desa untuk menjadi pelaku utama, bukan sekadar pelengkap kebijakan nasional.
Level Kementerian Keuangan: Pengelolaan Anggaran

Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 101/PMK.07/2020, pemerintah pusat memastikan bahwa Dana Desa dapat digunakan untuk mendanai program prioritas nasional, termasuk program kesehatan dan gizi masyarakat. PMK ini memberikan arahan teknis tentang penyaluran, penggunaan, dan pelaporan Dana Desa agar sesuai dengan program pembangunan manusia yang berkelanjutan. Di sinilah legitimasi fiskal program tematik gizi mendapatkan pijakan.
Level Kementerian Desa PDTT: Kebijakan Teknis dan Prioritas Penggunaan Dana Desa
Pada level teknis sektoral, Kementerian Desa PDTT menerbitkan beberapa regulasi kunci, antara lain:

• Permendesa No. 7 Tahun 2020, yang menjadi awal penguatan arah Dana Desa untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam hal pencegahan stunting.
• Permendesa No. 13 Tahun 2023, yang memberikan penekanan lebih tajam pada penggunaan Dana Desa untuk intervensi spesifik dan sensitif, penguatan data keluarga berisiko stunting, serta pelibatan masyarakat melalui rembug stunting dan edukasi keluarga.
• Terbaru, Permendesa No. 2 Tahun 2024 menegaskan bahwa minimal 20% Dana Desa dapat dialokasikan untuk ketahanan pangan dan gizi. Termasuk di dalamnya kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), pengembangan pangan lokal bergizi, hingga pelibatan kelembagaan ekonomi desa seperti BUMDes untuk mendukung keberlanjutan program.
Level Operasional Desa: Penerapan di Tingkat Tapak
Melalui berbagai regulasi di atas, desa kini memiliki kerangka hukum dan operasional yang jelas untuk menggunakan Dana Desa secara fokus pada penanganan gizi. Pemerintah desa bisa menyusun perencanaan pembangunan desa (RKP Desa) dan penganggaran (APBDes) dengan mengacu pada prioritas nasional tersebut. Pelibatan masyarakat melalui musyawarah desa, pemetaan keluarga risiko stunting, dan penguatan kapasitas kader menjadi bagian integral dari pelaksanaan kebijakan tematik ini
Dengan berlapisnya regulasi dari pusat hingga desa, maka penguatan Dana Desa Tematik Gizi bukanlah pilihan, melainkan amanat. Ia memberi ruang, kewenangan, dan dorongan moral kepada desa untuk memastikan bahwa setiap anak tumbuh sehat, cerdas, dan tidak terjebak dalam siklus kekurangan gizi. Tugas kita selanjutnya adalah memastikan bahwa amanat regulasi ini dijalankan secara sungguh-sungguh, berkelanjutan, dan berpihak pada masa depan generasi. Di balik regulasi dan angka, ada wajah-wajah anak yang menanti gizi, perhatian, dan masa depan yang layak itulah alasan mengapa kebijakan ini tak boleh diabaikan.

Mengabaikan stunting berarti membiarkan masa depan bangsa kita tergerus perlahan. Karena itu, memperkuat Dana Desa Tematik Gizi bukanlah kebijakan biasa, melainkan keharusan moral. Pemerintah pusat telah membuka jalan melalui regulasi dan visi nasional, kini giliran pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan bersinergi mengeksekusinya dengan sungguh-sungguh. Generasi yang sehat tidak lahir dari janji, tetapi dari tindakan nyata yang dimulai hari ini di desa, di keluarga, dan dalam setiap asupan gizi yang menyertai tumbuh kembang anak-anak kita.

  • Penulis: transjambi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TMMD Buka Akses Jalan,Roda Perekonomian Jadi Lancar

    TMMD Buka Akses Jalan,Roda Perekonomian Jadi Lancar

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle transjambi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Tjnews,Tebo – Dengan dilaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di Kecamatan Tebo Ilir. Secara garis besar sangat bermanfaat untuk masyarakat setempat. Kedepan bisa roda perekonomian masyarakat semakin berkembang. Selain bisa meningkatkan mutu perekonomian masyarakat khususnya di daerah sasaran juga dapat menjadi pemersatu antara TNI AD dan pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal […]

  • Sosok Pengusaha Kabupaten Bungo H.Jimmy Syamsudin Terkenal Dermawan Hibahkan Lahan Untuk Pembangunan Perumahan Imigrasi

    Sosok Pengusaha Kabupaten Bungo H.Jimmy Syamsudin Terkenal Dermawan Hibahkan Lahan Untuk Pembangunan Perumahan Imigrasi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle transjambi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo_ H. Jimmy Syamsudin merupakan sosok pengusaha Kabupaten Bungo yang terkenal dermawan ini kembali menghibahkan lahan seluas 3 hektare untuk pembangunan perumahan tinggal pegawai kantor Imigrasi dan dihibahkan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo. Pemberian lahan secara hibah ini untuk mendukung kemajuan Kabupaten Bungo agar dapat terus memberikan pelayanan keimigrasian yang semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan […]

  • Gelar Muscab II  Zainal Aripin, SH.MH Resmi Terpilih Sebagai Ketua DPC PERADI Bungo Tebo

    Gelar Muscab II Zainal Aripin, SH.MH Resmi Terpilih Sebagai Ketua DPC PERADI Bungo Tebo

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle transjambi
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Musyawarah Cabang(Muscab)II DPC Bungo Tebo Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) berjalan lancar dan sukses, pergantian pimpinan ketua dan pengurus DPC PERADI Bungo Tebo di selenggarakan diballroom Hotel Amaris Bungo (06/08/2022). Sebelumnya gelaran muscab Peradi ini sempat di warnai aksi protes dan interupsi yang berjalan alot hingga over time, namun situasi yang memanas dapat diredakan kembali oleh […]

  • Gubernur Al Haris Tegaskan Daya Saing Daerah Jadi Ukuran Produktivitas dan Kemajuan Ekonomi

    Gubernur Al Haris Tegaskan Daya Saing Daerah Jadi Ukuran Produktivitas dan Kemajuan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle transjambi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Tjnews,Jambi-Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri kegiatan Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo Jakarta, Selasa (24/02/26). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BRIN Prof. Arif Satria, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya. […]

  • Terpilih Secara Aklamasi,Khaidir Shaleh Kembali Menjadi Ketua KONI Bungo Periode 2021-2025

    Terpilih Secara Aklamasi,Khaidir Shaleh Kembali Menjadi Ketua KONI Bungo Periode 2021-2025

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle transjambi
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bungo telah melaksanakan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) H.Khaidir Saleh SH.MH Kembali terpilih secara aklamasi menjadi ketua KONI Kabupaten Bungo Periode 2021-2025 Bertempat diballroom Amaris Hotel,Senin(20/12/21). Diawali dengan pembukaan secara seremonial, dilanjutkan dengan penunjukkan pimpinan sidang yang kemudian melalui tahapan-tahapan sidang komisi dan tata cara pemilihan calon ketua umum KONI. […]

  • Prowitra Jadi Idaman, Komunitas Petani Sawit Pelepat dan Pelepat Ilir Deklarasi Dukungan Ke Dedy-Dayat

    Prowitra Jadi Idaman, Komunitas Petani Sawit Pelepat dan Pelepat Ilir Deklarasi Dukungan Ke Dedy-Dayat

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • account_circle transjambi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo– Dukungan terus mengalir ke pasangan calon bupati dan wakil bupati Bungo no urut 1 H Dedy Putra S.H., M.Kn dan Ustadz Tri Wahyu Hidayat. Kali ini dukungan datang dari komunitas petani kelapa sawit Kecamatan Pelepat dan Pelepat Ilir. Selasa (29/10/2024). Ratusan perwakilan dari komunitas petani sawit ini membacakan langsung pernyataan sikap dan dukungan penuh […]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

expand_less