Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kota Jambi » POTRET “100 Kinerja Gubernur Jambi”

POTRET “100 Kinerja Gubernur Jambi”

  • account_circle transjambi
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: FAHMI RASID
Akademisi Universitas Muhammadiyah Jambi
Doktor Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)yang terletak di jantung Pulau Sumatera, terus bergerak membenahi diri di bawah kepemimpinan Gubernur saat ini. 100 hari pertama masa kepemimpinan, publik mulai menaruh harapan sekaligus menilai arah kebijakan yang dijalankan. Meski waktu ini relatif singkat untuk menuntut hasil besar, periode ini krusial sebagai penentu arah, strategi, dan komitmen. Kepemimpinan bukan sekadar jabatan administratip, ia adalah mandat sejarah yang datang dari kepercayaan rakyat. Gubernur Jambi, dalam periode kepemimpinannya, telah membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan daerah, serta pelayanan publik yang lebih merata. Dengan latar geografis yang kompleks, tantangan disparitas antar wilayah, serta dinamika sosial ekonomi yang terus berkembang, Provinsi Jambi menuntut pemimpin yang bukan hanya visioner, tetapi juga mampu mengeksekusi kebijakan secara konkret.

Melanjutkan Jambi Mantap Jilid ke-2 dengan Visi Baru yakni: JAMBI MANTAP, BERDAYA SAING dan BERKELANJUTAN Dibawah RIDHO ALLAH SWT, Gubernur Jambi, Dr. H.Al-Haris, S.Sos., M.H., periode tahun 2025 sampai dengan tahun 2030, baginya 100 hari bukanlah waktu yang cukup untuk menilai keseluruhan keberhasilan kepemimpinan, namun ia cukup untuk membaca arah, niat, dan tekad. Dan dalam 100 hari itu pula, masyarakat Jambi mulai merasakan denyut langkah pemerintahan yang tetap berpijak pada kesinambungan, namun kini bergerak lebih cepat, lebih dalam, dan lebih strategis.

Periode kedua ini, dimulai tidak dari titik nol, melainkan dari fondasi yang telah dibangun pada periode pertama. Jika pada 2021–2024 fokus pembangunan terletak pada infrastruktur dasar, tata kelola pemerintahan, serta penguatan layanan publik, maka dalam 100 hari awal periode kedua ini, Gubernur Jambi menunjukkan konsistensi arah kebijakan: melanjutkan yang sudah baik, mengoreksi yang belum optimal, serta menambahkan dimensi baru dalam visi besar “JAMBI MANTAP, BERDAYA SAING dan BERKELANJUTAN”.

Dari data yang diperoleh, dalam jangka waktu 100 hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi Tahun 2025, ada 17 (tujuh belas) Program/kegiatan yang telah dilaksanakan, adalah sebagai berikut:
1. Sinergi perencanaan pusat, provinsi dan Kabupaten/Kota, wujud dari sinergi ini adalah diadakannya MUSRENBANG RPJMD 2025-2029 pada beberapa waktu yang lalu;
2. Sinergi/Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah dengan Kabupaten/Kota;
3. Membuka layanan pengaduan Warga melalui Aplikasi Digitalisasi “LAPOR WAKDUL” (Wo Haris dan Pak Dul);
4. Peningkatan Produktivitas Lahan Pertanian Melalui Luas Tambah Tanam Padi untuk Mendukung Lumbung Pangan Desa dan Daerah;
5. Menangani Kemiskinan Ekstrem Melalui Program Bedah Rumah;
6. Pelepasan/peluncuran Peserta (Pemuda Jambi) untuk Magang ke Jepang;
7. Pelatihan Life Skill Milenial dan Gen Z.
8. Program mudik gratis pada lebaran tahun 1446 H yang lalu;
9. Operasi pasar/pasar murah bagi Masyarakat Jambi;
10. Ketahanan bencana dan tanggap darurat;
11. Memfasilitasi program pusat yakni Makan Bergizi.
12. Pemberian makan bergizi gratis bagi ibu hamil, bayi dan Balita;
13. Masyarakat yang keluar dari garis kemiskinan berdasarkan data DTKS berjumlah 109.767, berkurang 1.939 orang atau 1,7 % (Graduasi PKH)
14. Memberikan pelayanan serta fasilitasi untuk para Jemaah hari asal Jambi tahun 1446 H/2025 M, dengan menerikan pelayanan Jambi – Batam, Batam – Jambi dengan Anggaran sebesar 32 Milyar;
15. Telah merealisasikan dana BKBK desa/kelurahan sebesar 30 juta atau 30% kepada 1.585 desa dan kelurahan. (1414 desa serta 171 kelurahan);
16. Peningkatan Vokasi Kompetensi Pendikan melalui Kemitraan;
17. PROGRAM “PARTISUN” = PEJABAT TIDUR di-DUSUN.
Dari 17 (tujuh belas) Program/kegiatan yang telah dilaksanakan seperti yang telah disampaikan, ada program baru yang menurut kami perlu diapresiasi serta didukung oleh semua kalangan, yaitu PROGRAM “PARTISUN” = PEJABAT TIDUR di-DUSUN. Ini fenomena baru yang sangat selaras dan sejalan dengan Karakter Gubernur Jambi saat ini, karena program ini merupakan pendekatan lapangan yang sangat tepat. Seorang pemimpin publik sekelas Gubernur maupun Wakil Gubernur tidak hanya cukup dengan data di meja kerja, pastinya harus melakukan blusukan ke desa-desa, sekolah-sekolah, dan pasar tradisional. Untuk itu, dalam kurun waktu 100 hari pertama ini saja, lebih dari 20 titik kunjungan kerja yang dilakukan, guna untuk mendengarkan secara langsung aspirasi warga, mempercepat evaluasi, dan memastikan program prioritas tepat sasaran.

FILOSOFI PROGRAM “PARTISUN” = PEJABAT TIDUR di-DUSUN

Di tengah tantangan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah, muncul satu pendekatan unik yang menarik perhatian yakni: program “Pejabat Tidur di Dusun.” program ini bukan sekadar simbolik, melainkan upaya nyata untuk membumikan kepemimpinan, mempererat hubungan sosial, dan menyusun kebijakan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Seringkali kita mendengar pejabat berbicara soal keberpihakan kepada rakyat. Namun, sayangnya, tidak sedikit di antara mereka yang mengambil keputusan dari balik meja, tanpa pernah benar-benar menyentuh kehidupan warga di pelosok. Di sinilah letak keistimewaan program Pejabat Tidur di Dusun. Dengan tinggal langsung di tengah masyarakat, para pejabat mengalami sendiri bagaimana akses air bersih, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur di dusun berjalan—atau justru terhambat.

Di Dusun, ketika seorang pejabat tidur di rumah warga, ia tidak hanya tidur di ranjang yang sederhana, tetapi juga “bangun” dengan pemahaman baru tentang realitas kehidupan rakyat kecil. Empati yang tumbuh dari pengalaman langsung ini jauh lebih kuat dibandingkan sekadar membaca laporan. Pendekatan ini juga membawa dampak pada efektivitas kebijakan. Seorang pejabat yang pernah mandi di sungai yang keruh akan lebih memahami pentingnya sanitasi. Seorang yang pernah menempuh jalan berlubang menuju sekolah dasar (SD) akan lebih mudah memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang layak. Inilah bentuk kebijakan yang tidak hanya berbasis data, tetapi juga berbasis rasa.

Kehadiran pejabat di-dusun membuka ruang dialog. Masyarakat Dusun Partisun merasa lebih nyaman menyampaikan keluhan dan harapan secara langsung, tanpa formalitas yang menegangkan. Komunikasi menjadi lebih egaliter, lebih manusiawi, dan disinilah partisipasi warga tidak sekadar diminta, tapi benar-benar dihidupkan. Dusun Partisun kini tak hanya menjadi dusun biasa. Ia menjelma menjadi laboratorium sosial yang menunjukkan bahwa kedekatan antara pemerintah dan masyarakat bukan hal mustahil. Bahkan, jika dilaksanakan secara berkelanjutan dan dengan kesungguhan, pendekatan ini bisa direplikasi ke wilayah lain sebagai model pembangunan partisipatif yang lebih manusiawi dan efektif.

Program Pejabat Tidur di Dusun menawarkan lebih dari sekadar pengalaman, ia mengusulkan transformasi budaya kepemimpinan—dari yang elitis menjadi membumi, dari yang formal menjadi empatik. Program PARTISUN dapat membuktikan bahwa ketika pejabat bersedia turun dari menara gadingnya dan masuk ke rumah-rumah rakyat, maka bukan hanya jarak sosial yang mengecil, tetapi juga harapan baru yang tumbuh.

Barangkali benar apa kata pepatah: “Jika ingin memahami rakyatmu, berjalanlah bersama mereka—atau tidurlah di rumah mereka.”

Seratus (100) hari pertama hanyalah permulaan. Namun di balik waktu yang singkat itu, tersimpan ukuran awal tentang keseriusan, kapasitas manajerial, dan kepekaan seorang pemimpin terhadap aspirasi rakyatnya. Gubernur Jambi dan Wakil Gubernur Jambi masih punya banyak waktu untuk membuktikan, bahwa kepemimpinan hari ini adalah jawaban bagi tantangan masa depan.

  • Penulis: transjambi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Basuh Berjamaah di Masjid Al-Muhajirin Bupati Bungo:Mari Kita Makmurkan Masjid

    Basuh Berjamaah di Masjid Al-Muhajirin Bupati Bungo:Mari Kita Makmurkan Masjid

    • calendar_month Sabtu, 19 Feb 2022
    • account_circle transjambi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Bupati Bungo H.Mashuri SP.ME laksanakan sholat Subuh Berjama’ah yang disingkat dengan BASUH di Masjid Al- Muhajirin Perumnas Blok E Kelurahan Candika Kecamatan Rimbo Tengah, Sabtu (19/02/2022). Hadir Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kabag, Sekretaris, Kabid, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Pengurus Mesjid, Serta Jama’ah di lingkungan Mesjid. Dalam kesempatan tersebut pengurus masjid yang diwakili dengan […]

  • Gelar MusrenbangDus Tahun Anggaran 2026,Pembangunan Infrastruktur Jalan Lingkungan Jadi Fokus Usulan Pemdus Tanah Tumbuh Pada Musrenbang Tingkat Kecamatan

    Gelar MusrenbangDus Tahun Anggaran 2026,Pembangunan Infrastruktur Jalan Lingkungan Jadi Fokus Usulan Pemdus Tanah Tumbuh Pada Musrenbang Tingkat Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Pemerintah Dusun (Pemdus) Tanah tumbuh , Kecamatan tanah kabupaten bungo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Dusun (Musrenbangdus) tahun anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Rio dusun tanah tumbuh , pada rabu(22/01/2024). Acara ini bertujuan untuk menyusun program prioritas pembangunan dusun tahun 2026 dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh […]

  • Prosesi Wisuda STIA Setih Setio Bungo Ke-39 Berlansung Meriah,Luluskan 132 Sarjana Terbaik

    Prosesi Wisuda STIA Setih Setio Bungo Ke-39 Berlansung Meriah,Luluskan 132 Sarjana Terbaik

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle transjambi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo– Sekolah Tinggi ilmu administrasi STIA setih Setio Muara Bungo menggelar sidang senat terbuka dalam rangka wisuda ke-39 Luluskan sarjana terbaik sebanyak 132 Wisudawan/i acara digelar digedung Pascasarjana STIA setih Setio muara Bungo Rabu (15/12/21) . Kegiatan tersebut diawali dengan prosesi yang melibatkan semua unsur pimpinan dengan pakaian khusus dan dikawal pasukan Menwa memasuki ruang […]

  • Kinerja Makin Baik, Bupati H M Syukur Ajak Masyarakat Merangin Berzakat Ke BAZNAS

    Kinerja Makin Baik, Bupati H M Syukur Ajak Masyarakat Merangin Berzakat Ke BAZNAS

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Transjambinews, Merangin- Bupati Merangin H M Syukur mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Merangin, baik pengusaha, swasta maupun Pemerintahan, untuk membayar zakat tahun ini 1446 H, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). ‘’Membayar zakat ini sudah menjadi kewajiban kita, sebesar 2,5 persen dari penghasilan kita yang harus dikeluarkan untuk para fakir miskin yang sangat membutuhkannya,’’ujar Bupati […]

  • Dukung Program DD Ketapang 20%,Plt.Kadis PMD Bungo Ismatun.SH Kunjungi Kelompok Tani Ternak Ayam Petelur”Mandiri Jaya” di Dusun Sumber Harapan

    Dukung Program DD Ketapang 20%,Plt.Kadis PMD Bungo Ismatun.SH Kunjungi Kelompok Tani Ternak Ayam Petelur”Mandiri Jaya” di Dusun Sumber Harapan

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bungo menyatakan, pemerintah dusun sumber harapan bersama kelompok tani ternak ayam petelur”mandiri jaya”setempat berhasil membangun program ketahanan pangan menggunakan alokasi dana desa 20% dari sisi unggas berupa ayam petelur. Dalam hal itu, dari pantauan media transjambinews.Net dilapangan pada (11/02/25) guna memastikan bantuan bersumber dari dana desa ketahananpangan 20% tersebut […]

  • Musda Ke IX LAM Kabupaten Bungo Berlangsung Sukses, Tobroni Yusuf Terpilih Sebagai Ketua LAM Periode 2026-2030

    Musda Ke IX LAM Kabupaten Bungo Berlangsung Sukses, Tobroni Yusuf Terpilih Sebagai Ketua LAM Periode 2026-2030

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle transjambi
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Musyawarah Daerah ke IX Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Bungo Resmi ditutup oleh Bupati Bungo pada kesempatan itu diwakili oleh Asisten 1 dan Kabag Kesra Setda Bungo acara berlangsung sukses bertempat diaula pertemuan balai LAM bungo pada selasa(13/01/26). Setelah melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke IX Lembaga Adat Melayu Kabupaten Bungo Tobroni Yusuf terpilih sebagai ketua […]

expand_less