Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tak Berkategori » Ketua DPD HIPSI JAMBI: Gubernur Al Haris Terbuka Kritik Ruang Publik Jangan Dijadikan Alat Pembodohan

Ketua DPD HIPSI JAMBI: Gubernur Al Haris Terbuka Kritik Ruang Publik Jangan Dijadikan Alat Pembodohan

  • account_circle transjambi
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tjnews,JAMBI – Polemik pelaporan terhadap salah satu akun media sosial yang kerap mengkritisi Pemerintah Provinsi Jambi terus menuai perhatian publik. Sejumlah kalangan aktivis menilai langkah tersebut sebagai bentuk pembungkaman kritik. Namun, anggapan itu dinilai keliru dan tidak berdasar, serta berpotensi menyesatkan opini publik.

Ketua DPD Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) Provinsi Jambi, Cnddt. Dr. Asari Syafeii, M.H., menegaskan bahwa Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. bukanlah pejabat yang anti kritik. Menurutnya, sejak awal kepemimpinannya, Gubernur Al Haris dikenal sebagai figur yang demokratis dan terbuka terhadap kritik, selama kritik tersebut bersifat konstruktif dan bertujuan untuk kemajuan Provinsi Jambi.
“Kritik itu penting dan dibutuhkan dalam sistem demokrasi. Gubernur Jambi sangat terbuka terhadap kritik yang membangun, yang disampaikan dengan data, fakta, dan niat baik untuk perbaikan. Namun yang perlu diluruskan, kritik tidak boleh berubah menjadi kecaman, fitnah, atau narasi yang dibangun tanpa dasar kebenaran,” tegas Asari.

Asari menekankan bahwa ruang publik, termasuk media dan media sosial, sejatinya berfungsi untuk mencerdaskan masyarakat, bukan sebaliknya. Pemberitaan dan opini yang disebarluaskan seharusnya memperkuat literasi publik, membuka wawasan, serta membantu masyarakat memahami persoalan secara objektif.
“Jika informasi yang disajikan justru menggiring opini publik jauh dari kebenaran, tidak berbasis data dan fakta yang akurat, maka itu bukan lagi pencerdasan publik, melainkan pembodohan publik,” ujarnya dengan tegas.

Ia juga menyoroti maraknya pemberitaan dan konten di media sosial yang tidak memenuhi kaidah dan etika jurnalistik, seperti tidak melakukan verifikasi, tidak berimbang, menggunakan judul provokatif, serta menyajikan narasi yang tendensius. Bahkan, sejumlah konten dinilai cenderung membangun stigma negatif dan menggiring opini publik untuk mendiskreditkan Gubernur Jambi.
Lebih jauh, Asari menyatakan bahwa narasi yang menyesatkan di ruang publik patut dicurigai memiliki agenda dan kepentingan tertentu. Menurutnya, publik perlu waspada terhadap pihak-pihak yang sengaja memproduksi informasi tidak akurat demi kepentingan pribadi atau kelompok, dengan mengorbankan kebenaran dan kepentingan masyarakat luas.
“Kalau kritik disampaikan tanpa data, penuh asumsi, dan terus diulang dengan narasi yang sama, maka wajar jika publik mempertanyakan: ada agenda apa di balik itu? Jangan sampai ruang publik dijadikan alat propaganda yang bermuara pada kepentingan sempit,” kata Asari.

Dalam konteks kebebasan berpendapat, Ketua HIPSI Jambi mengingatkan bahwa kebebasan tersebut memiliki batas etika public.
Penyampaian informasi di ruang public tetap harus tunduk pada ketentuan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), serta Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
“Regulasi ini bukan untuk membungkam kritik, melainkan untuk menjaga agar ruang public tetap sehat, beradab, dan bebas dari hoaks, fitnah, serta informasi menyesatkan,” tambahnya.

Ketua DPD HIPSI Jambi Cnddt. Dr. Asari Syafeii, M.H. mengajak seluruh elemen masyarakat, aktivis, insan pers, serta pengelola akun media sosial untuk mengutamakan etika dalam beropini, meningkatkan tanggung jawab moral dalam menyampaikan informasi kepada publik, serta menjadikan kritik sebagai instrumen kontrol sosial yang bermartabat, berimbang, dan mencerahkan, bukan sebagai alat provokasi yang menyesatkan.

Menurutnya, ruang publik harus dijaga agar tetap sehat dan produktif, sehingga informasi yang beredar benar-benar berkontribusi dalam mencerdaskan masyarakat dan memperkuat demokrasi, bukan justru memperkeruh suasana dengan narasi yang tidak berbasis fakta dan kebenaran.
“Kritik yang baik adalah kritik yang lahir dari niat membangun, disampaikan secara santun, berlandaskan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Jika kritik berubah menjadi fitnah, hoaks, dan penggiringan opini, maka itu bukan lagi bagian dari demokrasi, melainkan bentuk penyimpangan yang merusak tatanan sosial,” tegas Asari.

Dengan demikian, Asari menilai bahwa tudingan adanya upaya pembungkaman kritik terhadap Gubernur Jambi perlu disikapi secara objektif, jernih, dan proporsional, agar tidak menimbulkan kegaduhan yang kontraproduktif, merugikan kepentingan masyarakat luas, serta menghambat semangat kebersamaan dalam membangun Provinsi Jambi yang maju, adil, dan sejahtera.

  • Penulis: transjambi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren “Hantam Dedy”Menarik Perhatian Kaum Milenial dan Generasi Z

    Keren “Hantam Dedy”Menarik Perhatian Kaum Milenial dan Generasi Z

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle transjambi
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Tjnews,BUNGO – Bakal calon bupati Bungo H Dedy Putra disebut-sebut telah mengantongi dukungan dari 11 kursi dewan sebagai bagian dari persiapannya untuk maju dalam Pilkada Bungo 2024. Meskipun rekomendasi belum diserahkan secara resmi karena masih dalam pematangan calon wakil bupati, calon bupati ini telah memulai langkah strategis dengan menggelar kegiatan “Hantam Dedy”, dan menarik perhatian pemilih […]

  • Terbukti Melanggar Adat,Pemkab Bungo Himbau Rio Segeralah Keluarkan Surat Pemecatan Terhadap Sekdus RY

    Terbukti Melanggar Adat,Pemkab Bungo Himbau Rio Segeralah Keluarkan Surat Pemecatan Terhadap Sekdus RY

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle transjambi
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Tjnews-Bungo -Terkait hebohnya pemberitaan mengenai salah satu Sekdus Dalam Kabupaten Bungo yang kena sanksi adat mengenai ETIKa perangkat desa telah Mengoda istri warga setempat  . Bupati Bungo melalui Asisten I Zulpadli angkat Bicara perihal permasalahan yang heboh didusun setempat hingga terdengar sampai ketingkat kabupaten Daerah. Beberapa terakhir ini Kami telah mendengar pengaduan masyarakat terkait etika […]

  • Bupati Bungo Bersama Forkompinda Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di SDN 219/II BTN Lintas Asri

    Bupati Bungo Bersama Forkompinda Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di SDN 219/II BTN Lintas Asri

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle transjambi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-Bupati Bungo H Mashuri bersama unsur Forkompinda meninjau vaksinasi anak-anak di SD Negeri 219/II BTN Lintas Asri, Kelurahan Sungai Kerjan, Kecamatan Bungo Dani, Rabu (23/2/2022). Pada kesempatan itu, Bupati Mashuri juga sekaligus mengikuti zoom meeting vaksinasi serentak se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Kapolri. Bupati Mashuri, Dandim Bute dan Kapolres pantau vaksinasi di sekolah dasar sekaligus zoom […]

  • Bupati H M Syukur : Jembatan Limbur Sudah Bisa Dilewati

    Bupati H M Syukur : Jembatan Limbur Sudah Bisa Dilewati

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle transjambi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Transjambinews Merangin- Jembatan Gantung Desa Limbur Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin yang sempat viral di dunia maya, sekarang sudah bisa dilewati masyarakat. Bahkan sekarang pengguna jembatan aman, bisa mondar-mandir di jembatan tersebut. Hal ini menyusul telah rampungnya pengerjaan rehap jembatan, yang sebagian lantainya pernah dilepas. Ketika itulah, tiga orang guru disaat para pekerja jembatan belum […]

  • Management Athaya Garden Kembali Ulurkan Bantuan Kepada Bocah Yang Terlahir Cacat Fisik

    Management Athaya Garden Kembali Ulurkan Bantuan Kepada Bocah Yang Terlahir Cacat Fisik

    • calendar_month Kamis, 18 Nov 2021
    • account_circle transjambi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Tjnews,Bungo-management Athaya Garden beri bantuan kepada bocah yang Viral di media sosial seorang anak laki laki berumur 5 tahun bernama riski ditinggalkan ibu kandungnya karena tidak menerima anak yang di lahirkanya cacat fisik. Sejak awal di tinggal sang ibu kandung Saat ini kondisi riski yang tidak bisa berjalan dan berbicara tinggal di rumah kosong milik […]

  • Jambi Naik Kelas : Dari Daerah Penyangga Menjadi Aktor Pembangunan Nasional

    Jambi Naik Kelas : Dari Daerah Penyangga Menjadi Aktor Pembangunan Nasional

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle transjambi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. FAHMI RASID Warga Kota Jambi. *Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi* bukan sekadar ritual tahunan yang diwarnai seremoni dan simbol perayaan. Di tengah dinamika pembangunan nasional yang semakin kompetitif dan terukur, momentum ini justru menjadi ruang refleksi strategis: tentang posisi Jambi hari ini, capaian yang telah diraih, dan peran apa yang hendak […]

expand_less
Exit mobile version